I kukirimmm fileTips mempercepat Windows XP
Anda bisa mempercepat akses Windows XP anda dengan mematikan semua fitur grafik dan efek di WinXP. Caranya anda klik kanan di My Computer, terus pilih My properties, setelah itu tekan tombol Performance Setting, matikan semua fitur yang anda rasa tidak perlu atau anda bisa memilih adjust for better performance.
Kalau untuk browsing dan memori anda pas-pasan (256 MB-512 MB), anda bisa memilih Mozilla FireFox. Untuk membuka 25 situs dalam 1 windows memakai tab, FireFox cuma butuh memori 55 MB, kalau Internet Explorer hampir 2-3 kali lipat memakai memori lebih besar.
Selain itu untuk mempercepat akses kedua Windows di atas dan menjaga kestabilan serta gangguan sistem keamanan akibat trojan, virus, maupun spyware, anda bisa memakai program speed up yang ada di http://click2clean.e-games.com.my/Speedup/speedup.asp
Matikan semua startup anda yang tidak perlu di windows, caranya pilih “run” di “start” menu terus ketik “msconfig” terus pilih “startup” di pojok kanan, lalu matikan semua startup yang anda anggap tidak berguna.
Mempercepat Proses Shutdown Pada Windows
Mungkin anda pernah mengalami proses shutdown yang begitu lama pada saat anda ingin mematikan komputer anda. Memang proses shutdown yang memakan waktu begitu lama akan sangat menjengkelkan bagi kita dan terlebih lagi jika kita memang ingin segera mematikan komputer tersebut karena ada pekerjaan yang lain.
Berikut ada beberapa teknik yang bisa digunakan untuk mempercepat proses shutdown windows anda yaitu dengan cara memodifikasi beberapa registry pada windows anda.
1. Digunakan untuk menutup semua aplikasi pada saat shutdown (auto kill ).
- Masuk ke registry editor anda ( Start –> Run –> Ketik regedit )
- Masuk ke registry berikut
HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop
- Cari key dengan nama “AutoEndTasks” dan klik kanan key tersebut lalu pilih Modify, ubah Value Data menjadi 1.
2. Digunakan untuk merubah waktu menutup suatu aplikasi jika ada aplikasi yang Hang.
- Masuk ke registry editor anda ( Start –> Run –> Ketik regedit )
- Masuk ke registry berikut
HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop
- Cari key dengan nama “WaitToKillAppTimeout” dan “HungAppTimeout”.
- Klik kanan masing-masing key tersebut lalu pilih Modify dan ubah Value Data menjadi 1000.
3. Digunakan untuk menonaktifkan fasilitas Clearing Paging File.
Sebelum menggunakan langkah ini anda bisa lihat apa kegunaan paging file disini http://en.wikipedia.org/wiki/Paging_file.
- Masuk ke registry editor anda ( Start –> Run –> Ketik regedit )
- Masuk ke registry berikut
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SessionManager\Memory Management
- Cari key dengan nama “ClearPageFileOnShutdown”.
- Klik kanan key tersebut lalu pilih Modify dan ubah Value Data menjadi 0 jika Value Data belum sama dengan 0.
Semoga Bermanfaat
Merubah Nama Processor Komputer Anda.
Ini bisa anda gunakan jika anda ingin mengelabui seseorang agar mengira komputer anda adalah Pentium 4, tetapi padahal komputer anda adalah pentium 2 atau 3.
Caranya sebagai berikut :
1. Masuk ke registry editor anda ( Start –> Run –> Ketik regedit )
2. Masuk ke registry berikut
HKEY_LOCAL_MACHINE\HARDWARE\DISCRIPTION\System\CentralProcessor\
atau
HKEY_LOCAL_MACHINE\HARDWARE\DISCRIPTION\System\CentralProcessor\0\
atau
HKEY_LOCAL_MACHINE\HARDWARE\DISCRIPTION\System\CentralProcessor\1\
3. Cari key dengan nama “ProcessorNameString”
4. Klik kanan key tersebut lalu pilih Modify dan ubah Value Data tersebut sesuai keinginan anda (Contoh : Intel Pentium 4).
Sekarang anda bisa melihat perubahannya di System Properties anda (klik kanan icon My Computer dan pilih Properties ).
Menulis Nama Di Taskbar Windows XP
Jika merasa bosan dengan tampilan taskbar windows xp anda dan ingin memberikan sedikit sentuhan nama pribadi di taskbar windows xp, maka anda bisa menulis nama anda di taskbar windows xp dengan memanfaatkan menu Regional Setting di Control Panel.
Caranya adalah sebagai berikut : 1. Masuk ke control panel windows xp anda.
2. Klik Regional and Language Options
3. Di Tab Regional Options ganti Standards and Formats menjadi English(United States) dan Location pilih Indonesia.
4. Setelah itu Klik Customize
5. Masuk ke Tab Time
Time format pilih h:mm:ss:tt
Time separator pilih :
AM Symbol Ketik Nama Anda (Maksimal 12 Karakter)
PM Symbol Ketik Nama Anda (Maksimal 12 Karakter)6. Lalu Apply –> OK
7. Apply –> OK lagi
8. Selesai dan lihat perubahannya.
Sekarang nama anda akan tertulis di taskbar kanan bawah menggantikan simbol AM dan PM yang biasanya ada di samping jam tersebut.
Mencegah Virus Dari Flashdisk Menginfeksi Komputer Kita
Flashdisk merupakan salah satu media yang paling banyak digunakan dalam penyebaran virus.
Pada waktu kita memasukkan flashdisk ke USB komputer kita, maka secara default windows akan langsung membuka task baru dengan fungsi Auto play.
Banyak sekali virus yang menggunakan fungsi Auto Play ini untuk menyebarkan diri mereka dan kemudian menginfeksi komputer kita.
Disini kita akan berusaha untuk meminimalisir virus masuk ke dalam komputer kita dengan cara meng-nonaktifkan fungsi Auto Play tersebut.
Berikut caranya :
- Klik Start –> run “gpedit.msc”
- Pilih Computer Configuration –> Administrative Templates
- Lalu Pilih System, cari file Turn Off Auto Play dan klik double
- Lalu centang pilihan enabled dan Turn Off Auto Play pilih All Drive
- Lalu klik OK, Tutup dan restart
Cara lain untuk meminimalisir virus masuk ke dalam komputer adalah dengan cara mengaktifkan user Guest dan selalu login dengan user guest tersebut.
Karena dengan user Guest maka secara tidak langsung kita akan mematikan fungsi registry, karena Virus akan selalu manginfeksi file registry ini dan merubah value di dalamnya.
Anda juga dapat meminimalisir virus masuk ke dalam komputer dengan selalu mengupdate anti virus secara rutin.
Tips dan Trik Membasmi Virus
Membasmi virus tanpa antivirus? Gimana caranya tuh? Simak
langkah-langkah umum berikut dalam membasmi virus:
1.
Nonaktifkan System Restore.
Fasilitas
System Restore pada Windows berguna untuk mengembalikan konfigurasi
sistem ke konfigurasi sebelumnya. Agar sistem yang telah pulih tidak
kembali rusak, matikan fasilitas ini dengan klik kanan pada My
Computer dan pilih Properties. Lalu pilih tab System Restore dan
centang bagian Turn off System Restore on All Drive.
2.
Matikan proses virus.
Bagaimanapun
caranya, matikan proses virus. Biasanya proses virus memiliki
ikon berupa folder atau dokumen MS Word. Gunakan aplikasi seperti
Process Explorer, Pocket Killbox, Show Kill Process, The Killer
Machine, dan sebagainya.
3.
Pulihkan registry.
Pulihkan
registry yang telah diotak-atik oleh virus. Jika tidak, maka virus
dapat menginfeksi komputer Anda lagi. Gunakan Hijack This, Registry
Cleaner, atau The Killer Machine. Hapus juga entry Scheduled
Task yang dibuat oleh virus jika ada.
4.
Hapus file-file virus.
Gunakan
fasilitas Search pada Windows untuk menemukan file-file virus.
5.
Munculkan file-file yang disembunyikan virus.
Virus
pada umumnya tidak begitu kejam dengan menghapus dokumen-dokumen
kita. Biasanya file-file tersebut hanya disembunyikan. Gunakan
perintah attrib -s -h <nama_file_anda> pada Command Prompt
untuk memunculkannya kembali.
6.
Saran terakhir untuk pencegahan. hati-hatilah saat melakukan transfer
data baik melalui disket, USB Flash Disk, maupun dari jaringan.
Tunjukkan file hidden dan ekstensi file pada Windows Explorer.
Selain itu, jangan mudah tergoda oleh file-file dengan nama yang
menggoyahkan iman
Sidik
Jari Virus
Virus,
dan juga file-file lain, ternyata juga memiliki sidik jari. Namanya
adalah CRC32 (Cyclic Redudancy Check). Nilai checksum
untuk CRC ini unik untuk setiap file. Dengan demikian kita dapat
mengenali apakah sebuah file merupakan virus atau bukan melalui CRC
ini. Salah satu contoh antivirus yang menggunakan teknik pengenalan
CRC ini adalah WAV yang bisa diunduh dari virologi.info/download.
Berikut salah satu ciri-ciri Komputer Yang Terjangkit Virus :
1. Komputer Anda berjalan lebih lambat dari biasanya.
2. Menu Run, Search disembunyikan oleh virus.
3. CTRL+ALT+DEL tidak bisa digunakan.
4. Regedit dan MSCONFIG di disabled
5. Folder asli pada komputer anda disembunyikan dan diganti dengan file virus.
6. Menu Tools -> Folder Options di Windows EXplorer hilang.
7. Komputer sering berhenti atau tidak merespon.
8. Komputer tiba-tiba restart atau crash dan ini terjadi beberapa menit sekali.
9. Aplikasi komputer tidak berjalan dengan semestinya dan sering error.
10. Muncul File dengan Icon Folder tetapi mempunyai file type .exe
11. Hardisk atau disk drive tidak bisa diakses.
12. Aktivitas print tidak bekerja dengan semestinya.
13. Sering terjadi pesan error yang aneh dan tidak biasanya.
14. Sering terlihat menu atau dialog box yang rusak.
15. Terdapat Duplikasi nama folder di dalam folder tersebut.
16. Komputer selalu mengeluarkan pesan dari mana virus ini berasal.
Jika komputer anda mengalami salah satu ciri-ciri diatas, berarti ada kemungkinan komputer anda terkena virus, segera update antivirus anda dan scan komputer anda
untuk membersihkan virus tersebut.